1.
Jalankan Bagian – bagian dalam MotherBoard di
bawah ini dan beri penjelasan fungsinya:
A.
Chipset F.
Slot AGP K. Pin Kabel Front Panel
B.
CPU Socket G. Konektor IDE L. Power Connector
C.
Chip BIOS H. Slot Memori
D.
Baterai CMOS I. CPU Fan & Heat Sink
E.
Slot PCI J. Konektor Penghubung
JAWABAN :
A. Chipset
Komponen motherboard yang memiliki peran sangat
penting adalah chipset. Perangkat cerdas yang satu ini pada dasarnya berfungsi
sebagai jembatan arus data yang menghubungkan processor dengan macam-macam
komponen eksternal dan buses. Biasanya jenis chipset inilah yang menjadi
patokan untuk menentukan dan menilai fitur dan kemampuan sebuah motherboard.
Ada dua jenis chipset yang populer di kalangan
pengguna komputer, yaitu chipset intel yang hanya bisa digunakan untuk CPU
Intel, dan chipset AMD untuk prosesor keluaran AMD. Kedua kelompok ini pun
terbagi lagi kepada berbagai macam jenis generasi chipset yang terus
berkembang.
Umumnya, chipset dirancang khusus untuk mendukung seri
atau model prosesor tertentu saja. Tidak bisa sembatrangan, sebelum dipasang
pada sebuah komputer biasanya akan dibuat perhitungan antara chipset, jumlah
RAM yang ingin dipasang, tipe prosesor dan desain motherboardnya sendiri.
Semakin canggih chipset yang digunakan, maka akan semakin canggih pula
motherboard yang akan menjalankan banyak fungsi di dalam sebuah komputer.
Sebagai gambaran, jenis chipset yang digunakan pada
motherboard akan berpengaruh pada beberapa poin penting berikut ini :
- Tipe prosesor yang bisa digunakan pada motherboard
- Kelengkapan port I/O yang mampu disediakan
- Tipe display adaptor yang bisa digunakan
- Jenis memori yang yang bisa mendukung sistem PC dan kapasitas maksimum memori yng bisa dipergunakan pada motherboard
- Kelengkapan fitur tambahan, misalnya LAN card, modem, dan soud card. Biasanya terdapat chipset yang menyediakan fitur ini sudah on board di dalam motherboard-nya
Jika dulu teknologi chipset masih sangat terbatas, saat ini
sudah ada beberapa jenis chipset yang dapat mendukung lebih dari satu tipe RAM
sekaligus. Salah satu contohnya adalah chipset Intel i91 yang dapat bekerja
dengan prosesor Intel Pentium 4 dan Celeron dengan konfigurasi menggunakan DDR
atau DDR2. Seiring dengan kemajuan jaman, perkembangan chipset terus terjadi,
namun tidak bisa serta merta terjadi begitu saj, karena harus disesuaikan
dengan kemajuan teknologi yang terjadi pada beberapa perangkat keras komputer
lainnya.
Dalam menjalankan fungsinya, chipset biasanya dibantu oleh
beberapa komponen yang memiliki peran cukup besar. Berikut ini dua komponen
dasar yang biasanya menjadi pendukung komponen chipset motherboard :
v
Northbridge
/ MCH
Northbridge
merupakan nama yang digunakan oleh AMD, VIA dan beberapa perusahaan pencetak
hardware lainnya, sementara pabrikan Intel lebih suka menyebutnya dengan nama
MCH yang merupakan singkatan dari Memory Controller Hub. Disebut dengan istilah
apapun, pada dasarnya fungsi Northbridge tetap sama, yakni bertindak sebagai
bagian dari chipset dalam mengatur pertukaran data yang bersifat internal,
seperti pada video card, prosesor dan memori.
Dalam sistem
kerjanya, Northbridge bekerja sama dengan chip southbridge. Jika diurai lebih
jauh lagi, Northbridge bertugas mengendalikan atau menangani komunikasi antara
CPU, RAM, AGP atau PCI Express, dan southbridge. Northbridge juga berperan
menentukan jumlah, tipe dan kecepatan CPU yang dapat dipasangkan pada
motherboard, termasuk menentukan jumlah, kecepatan dan tipe RAM yang dapat
digunakan.
v
Southbridge
Southbridge
merupakan sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan
northbridge dengan komponen atau periferal yang lainnya. Sebenarnya tugas dua
komponen ini bisa dikatakan hampir sama, hanya saja jika Northbridge cenderung
berfungsi sebagai pengatur masalah internal, Southbridge justru difungsikan
sebagai pengatur masalah eksternal yang berhubungan dengan I/O dan manusia.
Jika diurai
lebih jauh, Southbridge memiliki beberapa fungsi penting seperti mengontrol bus
IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan Isa, mengontrol keyboard
dan mouse, mengontrol fitur power management dan sejumlah perangkat lainnya.
Selain itu
perbedaan antara Southbridge dan Northbridge adalah jalur penghubung yang
mereka gunakan masing-masing untuk berhubungan dengan perangkat keras komputer lainnya. Jika Southbridge
menggunakan jalur penghubung yang kecepatannya (kecepatan bus) lebih lambat
(misalnya bus PCI dan bus ISA), Northbridge justru menggunakan jalur penghubung
yang djauh lebih cepat.
v
System-on-Chip
Selain chipset yang terdiri dari kombinasi
antara Northbridge dan Southbridge, ada pula chipset yang telah menggunakan
konsep chip sistem atau system-on-chip. Biasanya chipset jenis ini telah
menyediakan komponen hardware yang sudah on-board dalam motherboard, misalnya
VGA dan modem.
B. CPU Socket
Ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang, sebagai
salah satu bagian motherboard yang memiliki peran sangat besar terhadap
jalannya siklus informasi data di dalam sebuah komputer.
Biasanya CPU Socket terdiri dari berbagai macam jenis
yang menentukan prosesor model apa yang bisa dipasang pada soket tersebut.
Dengan begitu maka tiap-tiap soket memiliki spesialisasinya masing-masing,
dimana hanya soket tertentu saja yang bisa dipasang prosesor tertentu pula.
Beberapa contoh CPU Socket untuk motherboard komputer
yaitu ZIF (Zero Insertion Force) atau yang lebih dikenal dengan istilah Socket
7. Ini merupakan CPU Socket model lama yang cukup populer karena kelebihannya
yang kompatibel untuk prosesor buatan Intel, AMD, atau Cyrix. CPU Socket
lainnya yang juga populer adalah Socket 370. Soket ini mirip dengan Socket 7
tetapi jumlah pinnya sesuai dengan namanya, 370 biji. Soket ini hanya bisa
dikawinkan dengan prosesor buatan Intel saja.
Sementara soket yang dirancang khusus untuk prosesor AMD
dan cukup populer adalah Socket A. Istilah A digunakan AMD untuk menunjuk merek
prosesor Athlon. Untuk keluarga prosesor Intel Pentium II dan III, slot yang
digunakan disebut dengan Slot 1, sementara motherboard yang menunjang prosesor
AMD menggunakan Slot A untuk jenis slot yang seperti itu.
C. Chip BIOS
BIOS merupakan singkatan dari Basic Input-Ouput
System, namun juga sering dikaitkan dengan sebuah kata dalam bahasa Yunani
‘bioc’ yang berarti ‘kehidupan’. Makna ini sejalan dengan fungsi BIOS yang pada
hakikatnya memang menjadi salah satu unsur ‘kehidupan’ bagi sebuah komputer.
Sederhanya, BIOS adalah adalah sebuah chip yang
menyimpan perangkat lunak untuk mengontrol hardware dan berfungsi sebagai
interface antara hardware dan operating system (OS). BIOS digunakan oleh
komputer untuk mempersiapkan prosess booting (startup) dan mengecek kesiapan
sistem dan hardware sebelum komputer dijalankan.
Untuk mengetahuinya sedikit lebih jauh, berikut ini
beberapa fungsi BIOS secara umum :
·
BIOS menjalankan inisialisasi serta pengujian
terhadap perangkat keras komputer yang eksis, dimana dalam bahasa proses fungsi
BIOS tersebut dikenal dengan istilah Power On Self Test alias POST.
·
Ketika komputer mulai dihidupkan, BIOS akan
memuat perintah tersebut dan segera menjalankan sistem operasi agar komputer
dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya.
·
BIOS memiliki andil besar terhadap sistem
pengaturan konfigurasi dasar pada komputer seperti pengaturan tanggal dan
waktu. Serta turut berperan pula dalam hal konfigurasi media penyimpanan,
konfigurasi proses booting, dan menjaga komputer agar tetap stabil.
·
Dengan menggunakan sebuah sistem yang disebut
BIOS Runtime Services, BIOS membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses
pengaturan perangkat keras komputer secara terorganisir.
·
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat
rendah, dan dapat mengendalikan beberapa jenis perangkat keras komputer lainnya
seperti keyboard.
D. Baterai CMOS
Komponen pada motherboard berikutnya adalah
Complimentary Metal Oxide Semicondutor (CMOS) Battery. Sesuai dengan namanya,
perangkat ini berfungsi sebagai baterai atau sumber tegangan bagi BIOS (Basic
Input-Ouput System), sekaligus memiliki peran dalam menyimpan konfirgurasi
setting BIOS yang meliputi settingan komputer, waktu, tanggal, dan lain-lain.
Sebagai contoh, dengan adanya CMOS Battery maka
konfigurasi yang sudah disetting seperti waktu dan tanggal tidak akan berubah
setiap komputer dimatikan dan dinyalakan kembali keesokan harinya. Informasi
mengenai tanggal dan waktu pada komputer tetap mengalami update dengan
meneruskan jenjang waktu yang terjadi sejak komputer dimatikan hingga akhirnya
dinyalakan kembali. Seandainya perangkat ini tidak ada, itu artinya komputer
Anda akan tetap menampilkan tanggal dan waktu yang sama dengan hari kemarin
(saat komputer dimatikan), padahal kenyataannya jenjang waktu yang terjadi
sudah memakan beberapa momen yang berjalan cukup lama.
E. Slot PCI
Komponen motherboard berikutnya adalah slot PCI. PCI
sendiri merupakan singkatan dari Peripheral Component Interconnect, atau dalam
bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai interkoneksi komponen periferal. Pada
dasarnya PCI merupakan bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat
keras. Konsep PCI pertama kali diwujudkan pada bulan Juni 1992 dengan nama PCI
vesi 1.0. Semenjak saat itu komponen ini masih terus digunakan hingga sekarang,
tentunya dengan sejumlah pengembangan mutakhir yang menjadikannya kian efektif.
Salah satu pengembangan dari slot PCI adalah PCI
Express yang digunakan sebagai slot ekspansi (slot tambahan atau eksternal)
pada sebuah komputer. PCI Express sendiri terbagi menjadi dua yang disesuaikan
menurut fungsinya masing-masing, diantaranya yaitu :
·
Slot PCI Express x16
Adalah slot khusus yang bisa digunakan atau dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
Adalah slot khusus yang bisa digunakan atau dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
·
Slot PCI Express x1
Sdalah slot untuk memasang periferal (card) lainnya selain kartu VGA.
Sdalah slot untuk memasang periferal (card) lainnya selain kartu VGA.
F.
Slot AGP (AGP Slot)
Komponen motherboard berikutnya adalah AGP slot,
tempat untuk memasang AGP yang menurut definisi bisa diartikan sebagai
Accelerted Graphics Port. Perangkat ini lahir dari perkembangan yang terjadi
pada slot PCI, dimana secara fungsi AGP merupakan slot ekspansi yang digunakan
untuk mengggantikan slot PCI yang sudah tidak mencukupi lagi dalam menangani
lalu lintas data antara CPU dengan kartu video (video card).
G. Konektor IDE
Bagian motherboard yang satu ini memiliki fungsi untuk
menghubungkan motherboard dengan media penyimpanan seperti hardisk atau floppy
disk. Konektor IDE biasanya terdiri dari dua bagian yaitu :
·
Primary
IDE
Berfungsi menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
Berfungsi menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master.
·
Secondary
IDE
Berfungsi menghubungkan piranti-piranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.
Berfungsi menghubungkan piranti-piranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.
H.
Slot Memori (Memory Slot)
Komponen motherboard selanjutnya adalah slot memori
yang biasanya memiliki bentuk agak panjang dan ramping. Fungsinya tentu saja
sebagai tempat dipasangnya Random Access Memory (RAM). Jenis dari slot memori
sendiri juga berbeda-beda, tergantung dengan sistem yang digunakannya, mulai
dari SDRAM, RAMBUS, DDR SDRAM, DDR2-SDRAM, DDR3, atau SDRAM. Saat ini sudah
bukan hal yang asing lagi jika sebuah motherboard memiliki lebih daru satu slot
memori (RAM), bahkan pada spesifikasi komputer high-end ada motherboard yang
dilengkapi hingga 6 slot RAM.
I.
CPU Fan & Heat Sink
Komponen yang melekat pada motherboard berikutnya
adalah Heat Sink Fan (HSF), adalah sebuah benda yang terdiri dari aluminium
yang dilengkapi dengan fan/kipas untuk mendinginkan chip atau prosesor yang
menghasilkan panas ketika bekerja. Pada prosesor dan chip kartu grafis, umumnya
dilengkapi dengan fan, sedangkan yang lainnya tidak dilengkapi fan karena suhu
yang dihasilkan bisa dilepas dengan heatsink saja.
J.
Konektor
Penghubung
Komponen motherboard berikutnya adalah konektor yang
berfungsi sebagai penghubung antara motherboard dengan perangkat keras komputer
tambahan lainnya. Dalam bahasa Inggris, komponen ini disebut dengan istilah ‘Connectors For Integrated Peripherals‘.
Berikut ini beberapa jenis konektor penghubung atau I/O
port yang biasa terdapat pada sebuah motherboard :
- Port paralel (LPT1 atau LPT2) : Port yang berfungsi untuk peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Biasanya dipakai untuk memasang printer atau scanner sebelum generasi USB.
- Port Serial (Com 1, Com 2) : Port yang berfungsi untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Akan tetapi saat ini jarang sekali digunakan.
- Port AT/PS2 : Port yang berfungsi untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
- Port USB (Universal Serial Bus) : Port yang berfungsi untuk antarmuka dengan periferal / peralatan eksternal generasi terbaru yang menggantikan port paralel dan port serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini misalnya camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.
- Port VGA : Port yang berhubungan langsung dengan layar. Port ini terdapat pada motherboard yang menggunakan chipset VGA on board atau menggunakan VGA card yang diletakkan pada slot AGP.
- Port Audio : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan juga line-out. Tapi motherboard sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.
- Port LAN : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan komputer seperti LAN (Local Area Network).
- Port SPDIF : Port yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.
- Port Firewire : Port yang berfungsi untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau seperti streaming video.
K. Pin Kabel Front Panel
Bentuknya
seperti jarum-jarum, digunakan untuk memasang tombol power, restart, led power
dan led hardisk. Untuk memasang kabel-kabel yang ukurannya sangat kecil ini,
kita biasanya dibantu dengan bacaan yang ada disekitar pin front panel di
setiap motheboard.
L. Power Connector
Connector ini tidak kalah penting dari yang lainnya.
Connector ini menghubungkan motherboard dengan power supply agar motherboard
bisa mendapatkan daya listrik. Biasanya berjumla 20-24 pin.
2.
Jalankan Bagian – bagian dalam CPU di bawah ini
dan beri penjelasan fungsinya:
A.
Processor F.
Power Supply K.
Sound Card
B.
RAM G.
Cooling Fan
C.
VGA Card H.
Casing CPU
D.
Harddisk I.
CD- ROM
E.
Motherboard J.
LAN CARD
JAWABAN :
A. Processor
Penyebutan istilah dari CPU itu pada dasarnya mengacu pada bagian
komponen ini. Processor merupakan suatu bentuk chip kecil, yang merupakan pusat
dari sebuah komputer. Kinerja dari sebuah processor ditentukan oleh spesifikasi
dari processor yang tertanam di dalam komputer tersebut.
Ø
Fungsi
Utama dari Processor
Processor ini memiliki tugas yang amat sangat penting dalam
kesuluruhan kinerja komputer, karena processor itu memiliki fungsi untuk
mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer anda. maka dari itu,
pastilah si processor ini sangat vital untuk membantu pekerjaan anda yang
banyak menggunanakan Komputer
Ø Spesifikasi
dari Processor
Spesifikasi dari sebuah processor hampir 100% berpengaruh pada
keseluruhan kinerja komputer. Processor menjadi tolak ukur kecepatan pemrosesan
informasi yang bisa dilakukan oleh sebuah komputer. Selain itu, penggunaan
processor juga sangat berpengaruh terhadap konsumsi listrik yang dibutuhkan
oleh sebuah komputer dalam bekerja, begitu pula dengan suhu dari komputer. Saat
ini, penggunaan processor banyak di dominasi oleh merk Intel dan juga AMD, yang
semakin memperbarui spesifikasi processor mereka sebagai processor paling
tinggi saat ini.
B. RAM
RAM atau Random Access Memory
merupakan bagian CPU beikutnya yang juga sangat berpengaruh pada kinerja sebuah
CPU, dan juga sistem komputer. RAM bersamaan dengan processor sangat menentukan
bagaimana sebuah komputer bisa bekerja dengan baik, terutama dari segi
multitasking. Oleh sebab itu, RAM komputer menjadi sangat perlu diperhatikan
karena sebagian besar komputer bekerja sesuai dengan kapasitas RAM yang
dimiliki suatu perangkat.
Ø
Fungsi
Utama dari RAM
Secara
teoritis fungsi utama RAM adalah untuk menyimpan data sementara dari suatu
aplikasi, yang bisa dijalankan secara acak. Singkatnya, setiap aplikasi di
dalam sistem komputer akan langsung berjalan dan juga beroperasi menggunakan
RAM. Jadi, kapasitas RAM sangatlah penting, terutama untuk keperluan multitasking,
dan juga penggunaan aplikasi yang berat, seperti game.
Pada saat
ini, RAM dan processor akan saling bekerja sama untuk mengoptimalkan kinerja
CPU dan juga keseluruhan komputer. Processor yang canggih sekalipun pasti akan
terasa sangat lelet ketika hanya didukung oleh RAM dengan kapasitas yang kecil.
Fungsi RAM dapat menjadi sangat berguna untuk
menunjang kebutuhan user dalam mengakses berbagai aplikasi tanpa merasa lambat
dalam prosesnya.
Ø
Kapasitas
RAM yang tersedia
Saat ini, ada beberapa macam kapasitas RAM yang tersedia
dan bisa anda gunakan untuk mendukung fungsi CPU dan juga komputer anda secara
keseluruhan. Untuk itu, kapasitas RAM terbesar saat ini juga dibutuhkan agar kinerja dari komputer lebih
optimal. Pada umumnya, RAM saat ini menawarkan kapasitas 1 GB, 2 GB, 4 GB, 8
GB, dan juga 16 GB. Silahkan pilih RAM sesuai dengan kebutuhan anda
masing-masing.
C.
VGA Card
VGA Card
atau yang sering kita kenal dengan istilah Graphic Card juga merupakan salah satu bagian penting
dalam sebuah CPU. Tanpa adanya VGA Card ini maka kita sebagai user tidak akan
bisa melihat tampilan dari komputer di dalam layar display. VGA Card membantu
menampilkan semua proses yang terjadi di dalam CPU ke dalam display komputer
user.
Ø
Dukungan Terhadap VGA Card
Untuk dapat memaksimalkan fungsi VGA Card, maka setiap CPU akan dilengkapi dengan port VGA, yang
digunakan untuk menyambung CPU dengan display unit, seperti monitor atau
projector.
Dengan
adanya port VGA, maka CPU dan juga display unit bisa terhubung dengan
menggunakan VGA Card, dan anda sebagai user bisa melihat tampilan display dari
CPU anda.
D.
Harddisk
Harddisk
merupakan bagian lainnya dari CPU. Harddisk berisi sebuah piringan atau cakram,
yang bertugas untuk menyimpan dan juga membaca data.
Sebagai
sebuah media penyimpanan data, fungsi utama dan juga terpenting dari harddisk
adalah untuk media penyimpanan instalasi dari sistem operasi yang digunakan
untuk menjalankan CPU anda. Sistem operasi ini kemdian akan mempermudah anda
dalam menggunakan sebuah komputer.
Harddisk
yang umum digunakan oleh CPU pada sebuah PC adalah harddisk dengan ukuran 3.5”.
Sedangkat untuk laptop, harddisk yang umum digunakan adalah harddisk dengan
ukuran 2.5”.
Saat ini,
sudah ada sebuah pengembangan baru dari harddisk, yaitu SSD. SSD merupakan
kependekan dari Solid State Drive, yang mana tidak menggunakan cakram seperti
harddisk, namun hanya menggunakan chip sebagai media penyimpanan datanya.
E. Motherboard
Processor,
RAM, VGA card, Harddisk dan perangkat lainnya tidak akan berguna di dalam
sebuah CPU apabila tidak saling terhubung di dalam motherboard, atau juga
sering dikenal dengan nama mainboard. Apabila diibaratkan sebagai sebuah kota
kecil, motherboard diibaratkan sebagai tanah yang melanadasi berdirinya semua
bangunan, seperti kantor walikota, DPRD, hingga perumahan-perumahan warga.
Fungsi motherboard ini
untuk menopang dan menyatukan semua perangkat keras komputer menjadi satu kesatuan. Inilah bagian dari CPU yang tak
kalah pentingnya, layaknya sebuah pondasi untuk membangun kerangka yang
sempurna, yaitu komputer.
Motherboard
memiliki bentuk fisik sama seperti papan PCB yang biasa digunakan pada
alat-alat elektronik lainnya. Memiliki bentuk persegi panjang, dengan ukuran
yang sudah fixed. Seluruh komponen dan juga bagian dari CPU nantinya akan
dipasang dan juga ditempatkan pada mainboard ini, untuk kemudian disambungkan
satu sama lain, agar bisa bekerja dengan lebih baik.
F.
Power
Supply
Jangan
lupakan bagian CPU yang satu ini. Ya, power supply ata yang biasa dikenal
dengan istilah PSU. PSU juga merupakan salah satu bagian CPU yang sangat
penting, karena menyangkut masa pakai dan juga performa dari sebuah komputer.
PSU atau
power supply ini tentu saja sangat penting fungsinya, karena PSU mertugas untuk
memberikan suplai listrik bagi processor agar dapat bekerja. Apabila suatu CPU
memiliki power supply dengan kualitas yang buruk, maka hal ini akan berpengaruh
pula kepada performa dari sebuah komputer. Maka dari itu, jangan pernah
sepelekan peran dari power supply.
Sebuah CPU
membutuhkan power supply untuk menyuplay listrik dari AC cable yang dihubungkan
ke listrik rumah, untuk menyalakan processor. Apabila power supply memilki
kualitas yang buruk dan juga tidak sesuai dengan spesifikasi, maka hal ini
dapat membuat processor tidak dapat bekerja dengan baik, akibat kekurangan
ataupun kelebihan arus listrik. Hal ini bisa membuat komputer menajdi sering
mati dan restart sendiri, dan juga dapat menyebabkan processor dan komponennya
terbakar.
G. Cooling Fan
Meskipun memiliki
harga yang relative jauh lebih murah dibandingkan bagian-bagian CPU lainnya,
namun jangan pernah remehkan si kecil yang satu ini. Ya, cooling fan, apabila
tidak diperhatikan penggunaannya dengan tepat, maka bisa berakibat buruk bagi
keseluruhan sistem komputer anda.
Cooling
Fan memiliki fungsi yang sangat vital dalam menjaga suhu dari CPU anda. Dalam
prosesnya, sebuah komputer akan mengalami peningkatan suhu dan menjadi sangat
panas, terutama apabila melakukan pekerjaan yang sangat berat.
Dengan
adanya cooling fan, maka suhu tinggi di dalam CPU bisa menjadi lebih sejuk dan
dapat menghundari kejadian buruk yang bisa menimpa CPU anda, seperti:
·
Overheat
·
Terbakar
·
Penempatan
dari cooling fan
Penempatan cooling fan juga harus
diperhatikan. Bagi mereka yang sudah biasa merakit CPU, maka pasti sudah
memahami bagaimana menempatkan cooling fan dengan tepat. Paling tidak, cooling
fan harus mampu mendinginkan bagian processor, harddisk, dan juga bagian
motherboard secara keseluruhan. Semakin tinggi spesifikasi dari komputer, maka
disarankan untuk menggunakan cooling fan yang lebih banyak dan juga besar
dayanya.
H.
Casing CPU
Satu lagi bagian-bagian CPU yang mungkin sering
dilewatkan, yaitu casing. Ya, casing, merupakan kotak yang biasanya terbuat
dari alumunium, yang digunakan untuk menempatkan keseluruhan pernagkat dan juga
bagian dari CPU.
Ø Fungsi dari
Casing
Selain dapat membantu mempercantik tampilan
dari sebuah komputer, dan juga agar keseluruhan sistem komputer terlihat rapih,
casing juga memiliki andil yang sangat besar untuk membantu proses pendinginan.
Beberapa casing sengaja di desain untuk
mengakomodir kebutuhan dari komputer dan juga CPU dengan spesifikasi tinggi.
Jadi, jangan sembarangan dalam memiliki casing, karena akan berdampak pada
keseluruhan sistem
I.
CD – ROM
CD - ROM (compact
disc read-only memory“) adalah sebuah piringan kompak dari
jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan
data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB atau
700 juta bita. CD-ROM bersifat read only (hanya dapat
dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama
yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan
CD dapat ditulisi berulang kali (Re-Write / RW) yang lebih
dikenal dengan nama CD-RW.
J.
LAN CARD
Kartu jaringan (network
interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi
sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.
Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat
fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah
NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat
logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC
diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat
statis atau dapat diubah oleh pengguna.
K.
Sound Card
Kartu suara (Sound
Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk
mengeluarkan suaradan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah
sebagai pelengkap dari komputer. Namun sekarang, sound card adalah
perangkat wajib di setiap komputer.
3.
Diagram
Blok Komputer
Diagram
Blok komputer adalah diagram yang dibuat untuk mempetakan proses kerja pada
suatu komputer, hal ini bertujuan untuk memudahkan seseorang dalam mengenal
komponen -komponen dalam CPU dan memahami alur kerja di dalamnya.
Komponen-komponen
yang terdapat dalam komputer sangatlah beragam, serta mempunyai fungsi yang
berbeda-beda, namun tetap dalam koridor yang sama.
A.
Input
Device
Adalah perangkat keras komputer yang
berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer
contohnya :
Ø
Keyboard
Fungsi keyboard digunakan untuk
mengetik teks dan angka ke dalam pengolah kata, editor teks atau program
lainnya. Sebuah keyboard komputer membedakan setiap tombol fisik dari setiap
lain dan laporan semua penekanan tombol pada software. Keyboard juga digunakan
untuk memainkan game komputer, baik dengan keyboard biasa atau dengan
menggunakan keyboard dengan fitur-fitur game khusus, yang dapat mempercepat
kombinasi keystroke yang sering digunakan. Keyboard juga digunakan untuk memberikan perintah ke
sistem operasi komputer, seperti ‘ kombinasi Windows Control-Alt-Delete, yang
menampilkan jendela task manager dan masih banyak lainya.
Keyboard
mengadopsi port PS / 2, menggunakan port USB. keyboard nirkabel.
Ø Mouse
Mouse adalah perangkat genggam yang
digunakan untuk menunjuk posisi kursor pada layar komputer. Hal ini
memungkinkan pengguna untuk memilih item yang disimpan pada komputer dan,
kemudian, melakukan tindakan pada item-item.
1)
Mouse
Mekanik yaitu mouse dengan sensor mekanik berupa bola karet/logam di sisi bawah
mouse yang dapat berputar ke semua arah. Sensor mekanik tersebut mendeteksi
arah putar bola dan menggerakkan pointer/kursor pada layar sesuai arah tersebut
2)
Mouse
optomekanik, sama dengan mouse mekanik tetapi menambahkan sensor optic untuk
mendeteksi gerakan dari bola mouse
3)
Mouse
optik, menggunakan sinar laser atau sinar LED (Light Emitting Diode) untuk
mendeteksi pergerakan mouse
Ø
Scanner
Scanner adalah suatu alat yang bekerja
dengan memindahkan objek yang terdapat diatas lensa scanner ke dalam memory
penyimpanan komputer. Jadi jika diatas lensa scanner terdapat sebuah kertas
yang berisi teks ataupun gambar, nantinya isi yang ada pada kertas yang
bersangkutan ini akan dipindahkan 100% ke dalam komputer.
B.
Output
Device
Adalah
perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai
hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy
(ke monitor), ataupun berupa suara.
Ø Monitor
1)
CRT
(Cathode Rays Tube)
2)
LCD
(Liquid Crystal Display)
3)
LED
(Light Emitting Diode)
Pada intinya 3 jenis monitor ini
mempunyai perbedaan pada bentuk fisik, pancaran cahaya, dan kekuatan resolusi,
serta daya listrik yang dibutuhkan.
Ø Printer
Jenis-jenis
printer :
1)
Printer
Daisy Wheel
Printer jenis ini menggunakan kumpulan
huruf yang tersusun dalam sebuah piringan, piringan ini bisa diganti-ganti
sesuai dengan jenis huruf yang diinginkan. Cara bekerjanya relatip sangat
lambat serta tidak lebih cepat dari mesin ketik listrik. Walaupun begitu,
kualitas huruf yang ditampilkan sangatlah bagus. Kelemahan lainnya adalah,
printer jenis ini tidak bisa digunakan untuk mencetak gambar ataupun grafik.
2)
Printer
Dot Matrix
Head dari printer jenis ini, terdiri
atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertical dan membentuk
sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images
melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas.
3)
Printer Inkjet
Proses
pencetakannya menggunakan semprotan tinta (dimana proses penyemprotannya diatur
oleh komputer) ke media cetak guna menghasilkan character ataupun gambar yang
sesuai. Karena menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali
tidak menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.
4)
Printer
Laser jet
Printer jenis ini memakai sistem yang
hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy, sehingga hasil
cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan printer-printer sebelumnya.
Proses pencetakkannya dilakukan dengan mem-fokuskan gambar yang akan dicetak
titik pertitik yang dilakukan oleh semi conductor laser.
5)
Printer
Plotter
Plotter merupakan jenis printer yang
dirancang secara khusus guna menghasilkan output komputer yang berupa gambar
ataupun grafik. Dengan menghubungkan plotter pada sistem komputer, maka
pelbagai bentuk gambar akan dapat disajikan secara prima. Landscape-arsitektur
banyak menggunakan plotter guna menghasilkan gambar landscape, potongan pohon,
ataupun untuk membantu memvisualisasikan efek dari segala kegiatan yang ada.
6)
Printer
Line
Printer yang mempunyai kemampuan untuk
mencetak satu baris (line) kata-kata dalam satu saat. Dengan demikian,
kecepatan cetak dari line printer ini menjadi tinggi sekali apabila dibanding
dengan character printer. Line printer biasanya dihubungkan dengan mini ataupun
mainframe komputer.
7)
Printer
Digital
Printer ini bisa mencetak gambar
secara langsung dari kamera digital tanpa membutuhkan adanya sebuah PC.
Walaupun demikian, printer jenis ini juga bisa dihubungkan dengan sebuah PC.
Ø Speaker
Berfungsi untuk output suara.
C.
I/O
Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim
data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port
ini.
D.
CPU (Central Processing Unit)
Central Processing Unit (CPU) merupakan otak sistem
komputer. CPU memiliki dua bagian fungsi operasional yaitu :
a.
Arithmetical
Logical Unit (ALU) sebagai pusat pengolah data.
b.
Control
Unit (CU) digunakan untuk mengontrol kerja komputer. Biasa disebut dengan nama
processor saja.
Komponen-komponen yang terdapat dalam CPU adalah :
1) Mainboard
• Pengertian Mainboard
Motherboard atau mainboard merupakan papan utama dimana terdapat
komponen-komponen serta chip controller yang bertugas mengatur lalu lintas data
dalam sistem motherboard. Pada Motherboard juga terdapat socket untuk
processor, slot-slot yang digunakan untuk pemasangan komponen kartu seperti VGA
Card, SoundCard, Internal Modem, dan lain-lain.
• Fungsi Mainboard
1) Organisasi, mengatur dan menentukan alat (
peripheral ) yang bisa dipasang pada komputer
2) Kontrol, di dalam motherboard terdapat chipset
dan program BIOS yang berfungsi mengatur data komponen komputer lain
3) Komunikasi, hampir semua komunikasi harus
melalui motherboard.
2) Processor
• Fungsi
Processor berfungsi untuk mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem
komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi
untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.
• Cara kerja
Kerja processor akan terus terhubung dengan komponen komputer yang
lainnya, terutama hardisk dan RAM. Dimana setiap data akan melalui processor
mengeluarkan atau output yang sesuai. Processor hanya dapat mengenali bahasa
mesin yaitu dengan notasi bilangan biner yang hanya berupa 2 angka saja yaitu 0
dan 1 (01010101). Bilangan biner merupakan notasi untuk perangkat elektronik di
mana bilangan nol (0) menandakan tidak terdapat sinyal listrik dan bilangan
satu (1) menandakan adanya sinyal listrik.
3) Memory
Terbagi menjadi beberapa macam yaitu :
a. ROM (Read-Only-Memory a.k.a firmware)
Memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan
pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor
komputer dan berisi program atau data. Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS
(Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang
akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan.
b. RAM (Random-Access Memory)
Memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan
bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai sifat yakni dapat menyimpan dan
mengambil data dengan sangat cepat.
c. Memori Ekternal
Memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program.
Contoh: Hardisk, Floppy Disk, Optical Disk dll.
E.
Interkoneksi
Antar Komponen
Disebut juga galur/jalur (bus) yang terdapat pada
mainboard, bus ini terdiri dari 3 macam yaitu :
1.
Data
Bus
Adalah
jalur-jalur perpindahan data antarmodul dalam sistem komputer. Biasanya terdiri
dari 8, 16 , 32 atau 64 jalur data yang paralel. Karena pada suatu saat
tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah
saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data
bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional,
misalnya CPU dapat membaca dari memory atau port dan dapat juga mengirim ke
memory atau port.
2.
Address
Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi
sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini CPU akan mengirimkan
alamat memory yang akan ditulis atau dibaca. Address Bus biasanya terdiri atas
16, 20, 24 atau 32 jalur paralel. Lebar Address Bus menentukan kapasitas memory
maksimum sistem. Sebagai contoh bila
CPU mempunyai Address Bus 20 bit maka
CPU dapat mengalamatkan 220 atau 1048576 alamat (1 MB).
3.
Control
Bus
Digunakan untuk mengontrol penggunaan,
serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Control Bus terdiri dari 4 sampai 10
jalur paralel. CPU akan mengirimkan sinyal pada control bus ini bila akan
meng-enable sebuah alamat yang ditunjuk, baik itu memory atau I/O port.
0 komentar:
Posting Komentar