Keamanan Jaringan

fungsi Comand di linux

Jalankan perintah di bawah ini dan beri penjelasan fungsi perintah tersebut :
A.      Ifconfig                                                 F.  Netstat                                           K.  Tess
B.      Route –n                                             G.  Dhclient                                         L.   Apt-get
C.      Ping                                                       H.  Vim                                                  M. Apt-cache
D.      Arp                                                         I.   Nano                                               N.  Dmesg
E.       Trace route                                         J.   Cat                                                   O.  uname

JAWABAN :
A.   Fungsi Melakukan Ifconfig di Linux

Di dalam melakukan ifconfig di linux memiliki beberapa fungsi yang sangat beragam dan disini saya akan menjabarkan beberapa fungsi command ifconfig dalam melakukan konfigurasi jaringan di linux.
Berikut beberapa fungsi command ifconfig di linux :
§  Untuk pengesetan ip address secara manual pada komputer dan jaringan komputer anda.
§  Untuk pengesetan alamat subnet mask pada komputer dan jaringan komputer anda.
§  Untuk pengesetan alamat broadcast pada komputer dan jaringan komputer anda.
§  Untuk mengecek alamat jaringan (MAC Address dan IP Address) secara bersamaan pada setiap perangkat keras kartu jaringan.
§  Semua pengesetan dan pengaturan ini dilakukan melalui akses ke kernel Linux dan tersimpan dengan baik pada sistem. 
Cara Melakukan Ifconfig di linux
Untuk melakukan perintah ifconfig di linux, pertama anda harus membuka terminal pada sistem operasi linux setelah itu ketikkan : "ifconfig" lalu tekan enter, maka hasilnya akan seperti dibawah  ini :
Seperti itulah fungsi dan cara melakukan ifconfig di sistem operasi linux dan masih banyak terdapat perintah ifconfig lainnya yang memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Yang saya jelaskan diatas hanyalah menampilkan konfigurasi jaringan pada linux yang sedang aktif.
B.      Fungsi Melakukan Route –n di Linux
menguji default gateway yang sudah ada apabila berfungsi dengan mengetikkan perintah
route -n, sehingga akan muncul tampilan seperti ini :

C.      Fungsi Melakukan Ping di Linux
Ping (sering disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya

Untuk melakukan ping jaringan di linux langkah-langkahnya sangat mudah sekali. Pertama anda cari terminal yang ada di sistem operasi linux yang anda gunakan.

Setelah itu silahkan anda buka program terminal linux tersebut dan setelah terbuka ketikan ping www.google.com kemudian tekan enter pada keyboard setelah itu akan tampil hasilnya yang berupa statistik seperti pada gambar dibawah ini :

D.      Fungsi Melakukan Arp di Linux
ARP (Address Resolution Protocol) Merupakan protokol pada jaringan komputer yang bertugas untuk membantu di dalam pemberian alamat fisik pada komputer.
Pada praktik kali ini akan dicoba disajikan cara untuk menampilkan alamat fisik komputer yang dibaca di dalam jaringan komputer dengan memanfaatkan perintah ARP. Perintah ARP ini sejatinya memanggil utilitas aplikasi open source yang telah terpasang secara default pada setiap sistem operasi Linux apapun distribusi atau distro yang Anda gunakan asalkan perangkat keras kartu jaringan Anda terbaca dengan baik melalui adanya driver perangkat keras yang telah terinstall maupun dukungan dari Kernel Linux.
Perintah ARP ini sejatinya berusaha melakukan manipulasi sistem dari cache pada ARP (Address Resolution Protokol) di komputer dan jaringan komputer Anda. Manipulasi ini juga melibatkan Kernel Linux tempat di mana pembacaan perangkat keras kartu jaringan Anda, alamat fisik MAC address dan ARP cache tersebut tercatat dan dibaca dengan baik. Terdapat beberapa opsi yang dapat anda tambahkan di dalam mengetikkan perintah ARP pada Terminal Linux, Anda mengetikkan perintah ARP ini dapat menggunakan Access sebagai pengguna biasa maupun sebagai root (Pengguna Tertinggi) Beberapa opsi tersebut antara lain sebagai berikut :
  1. Opsi –e (arp –e) Untuk menampilkan entri dari informasi alamat fisik (MAC Address) pada perangkat keras kartu jaringan di komputer Anda, dengan menggunakan standar dari sistem operasi Linux.

2.       Opsi –a (arp –a) Untuk menampilkan entri alamat fisik (MAC Address) dari perangkat keras kartu jaringan komputer Anda secara lebih spesifik dengan standarisasi dari BSD (Barkeley Software Distribution).

3.       Untuk informasi lainnya Anda dapat mengetikkan perintah arp –help untuk menampilkan semua informasi bantuan terkait dengan pemanfaatan perintah ARP ini pada Terminal Linux Anda.
Dimana pada gambar diatas ditampilkan MAC Adress dari perangkat keras kartu jaringan yang terhubung ke jaringan.

E.       Fungsi Melakukan Trace route di Linux
Traceroute adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat. Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.
Seringkali saat ada klien yang tidak bisa mengakses web atau VPS-nya, maka ada dua kemungkinan besar : masalah di koneksi internet atau di firewall server. Untuk mengidentifikasi masalahnya, bisa dengan melakukan traceroute.
Sehingga jika ditemukan RTO pada hop/router hingga di bawahnya terus RTO, maka di router itulah terjadi masalah.
Nah, untuk melakukan analisa jaringan dengan traceroute, berikut ini panduannya :
Bukan jendela terminal (SSH) dan ketikkan : traceroute -I DomainAnda.com.
Opsi -I dibutuhkan agar traceroute menggunakan ICMP (Internet Control Message Protocol). Anda juga bisa melakukan traceroute ke alamat IP, misalnya : “traceroute -I 192.168.30.4”
F.       Fungsi Melakukan Netstat di Linux
Netstat (Network Statistics) adalah command-line tool yang menyediakan informasi tentang koneksi jaringan (baik incoming maupun outgoing), table routing dan statistic interface jaringan. Biasanya netstat ini digunakan untuk troubleshooting dalam jaringan dan menentukan jumlah traffic dalam sebuah jaringan sebagai pengukur performance. Beberapa parameter yang terdapat dalam command in diawali dengan hypen (-)
Berikut ini beberapa parameter untuk perintah netstat di linux :
1.       netstat -a , menampilkan semua koneksi baik yang listening maupun yang tidak
2.       netstat -l , menampilkan semua koneksi yang listening saja
3.       netstat -s , menampilkan statistik per protocol
4.       netstat -n , menampilkan dalam bentuk numeric
5.       netstat -o , menampilkan timer
6.       netstat -g , menampilkan berdasarkan group membership
7.       netstat -i , menampilkan tabel network interface
8.       netstat -I <interface>, menampilkan network interface tertentu misal netstat -Ieth0
9.       netstat -p , menampilkan PID atau program yang sedang melakukan koneksi
10.   netstat -M, menampilkan IP masquerade.
11.   netstat - at, Menampilkan semua TCP port yang terbuka.
12.   netstat - au, Menampilkan semua UDP port yang terbuka.
13.   netstat - lt, Menampilkan port TCP yang aktif.
14.   netstat -lu, Menampilkan port UDP yang aktif.
15.   netstat - lx, Menampilkan UNIX port yang aktif.
16.   netstat - st, Menampilkan statistik protokol TCP.
17.   netstat - su, Menampilkan statistik protokol UDP.
18.   netstat - lx, Menampilkan informasi kernel routing.
19.   netstat - r, Menampilkan UNIX port yang aktif.
20.   netstat - pt, Menampilkan PID dan nama program.


Untuk lebih jelasnya  bisa melihat manual dari program netstat ini dengan cara mengetikkan perintah : ‘man netstat’  .Perlu diingat linux bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda. Jadi perintah netstat -n dengan netstat -N  berbeda.


G.     Fungsi Melakukan Dhclient di Linux
Perintah dhclient digunakan untuk mendapatkan IP address dari DHCP server yang terhubung dengan komputer kamu. Perintah ini membutuhkan root permission. Menjalankan dhclient tanpa option apapun akan memberikan kamu IP address baru dan gunakan option -r untuk melepaskan IP address yang sekarang digunakan. Contoh : ‘sudo dhclient’, ‘sudo dhclient –r’
H.      Fungsi Melakukan Vim di Linux
Vim merupakan editor teks yang banyak digunakan oleh pengguna Linux. Vim merupakan editor teks yang bersifat modus, artinya editor akan memiliki perilaku yang berbeda sesuai dengan mode yang sedang aktif saat itu. Pada vim terdapat tiga mode, yaitu :
·         Mode Normal (Mode Command)
Digunakan untuk mengetikkan perintah – perintah vim. Mode normal merupakan mode default yang aktif saat vim dijalankan. Untuk mengaktifkan mode normal tekan tombol esc, sampai baris status di pojok kiri tidak menampilkan teks INSERT ataupun VISUAL.
·         Mode Insert
Digunakan untuk mengubah atau menulis isi file yang sedang diedit. Untuk mengaktifkan mode insert tekan tombol A atau I atau Insert.
·         Mode Visual.
Digunakan untuk menandai/isi file yang diinginkan, yang nantinya akan di copy atau di cut ke lokasi/file lain. Untuk mengaktifkan mode visual tekan tombol V.
Pada jendela aplikasi vim, baris paling bawah merupakan baris status yang menampilkan berbagai informasi, seperti mode yang sedang aktif, nomor baris dan kolom dimana kursor berada. Informasi mode aktif akan ditampilkan pada bagian pojok kiri bawah aplikasi vim. Misalnya saat mode insert aktif, pada pojok kiri bawah akan tampil teks INSERT. Saat mode visual aktif, pada pojok kiri bawah akan tampil teks VISUAL. Saat mode normal aktif, pada pojok kiri bawah tidak menampilkan teks informasi apapun (kosong).
Berikut ini beberapa perintah lanjutan sebagai tambahan editor vim :
Menulis Text
[ i ] : Memulai menulis, modus (INSERT)
[ o ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong dibawah kursor
[ O ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong diatas kursos
Menghapus Text
[ x ] : Menghapus karakter yang terdapat di kursor
[ X ] : Menghapus karakter sebelum kursor
[ dd ] : Mengapus satu baris
[ D ] : Menghapus mulai dari awal kursor
Berpindah Text
[ h ] : Berpidah satu karakter ke kiri
[ j ] : Berpidah satu karakter ke bawah
[ k ] : Berpidah satu karakter ke atas
[ l ] : Berpidah satu karakter ke kanan
[ w ] : Maju satu kata (berikutnya)
[ b ] : Mundur satu kata (sebelumnya)
Pembatalan
[ u ] : Pembatalkan penghapusan (undo)
[ U ] : Pembatalkan penghapusan semua dalam satu line (undo)
[ crtl + r ] : Mengembalikan penghapusan (redo)
Perintah Akhir
[ :wq ] : Menyimpan file dan keluar
[ :q ] : Keluar dari editor
[ :q! ] : Keluar dari aplikasi editor tanpa menyimpang file
[ :w ] : Menyimpang text yang sudah ditulis
Pencarian Text
/<kata_yang_dicari>
[ n ] untuk Next
[ N ] untuk kembali
I.        Fungsi Melakukan Nano di Linux
Nano adalah Salah satu teks editor di Linux yang berjalan melalui terminal. Editor nano dirancang untuk meniru fungsionalitas dan kemudahan penggunaan UW Pico text editor. Ada empat bagian utama editor. Bagian atas baris menunjukkan versi program, nama file saat ini sedang diedit, dan apakah atau tidak file telah dimodifikasi. Selanjutnya adalah jendela editor utama yang menunjukkan file yang sedang diedit. Baris status adalah baris ketiga dari bawah dan menunjukkan pesan penting. Kedua bawah garis menunjukkan yang paling umum digunakan Cara pintas dalam editor.
Notasi untuk jalan pintas adalah sebagai berikut:
Urutan kunci Control-dinotasikan dengan sebuah tanda sisipan (^) simbol dan dapat dimasukkan baik dengan menggunakan Control (Ctrl) atau menekan tombol Escape (Esc) dua kali.
Escape sequence-kunci dinotasikan dengan Meta (M-) simbol dan dapat dimasukkan baik menggunakan Esc, Alt, atau Meta kunci tergantung pada setup keyboard Anda. Juga, menekan Esc dua kali, kemudian mengetik angka desimal tiga digit 000-255 akan memasukkan karakter dengan nilai yang sesuai. Para keystrokes berikut ini tersedia dalam jendela utama editor.
contoh perintahnya :
retnet@retnet:~$ sudo nano /etc/resolv.conf
Perintah alternatif dalam tanda kurung.
^G  (F1)  Tampilkan bantuan ini teks
^X  (F2)  Tutup buffer file saat ini / Keluar dari nano
^O  (F3)  Tulis/simpan file sekarang ke disk
^J  (F4)  Ratakan paragraf saat ini
 
^R  (F5)  Masukkan file lain ke dalam yang sekarang
^W  (F6)  Mencari string atau kalimat biasa
^Y  (F7)  Pergi ke layar sebelumnya
^V  (F8)  Pergi ke layar berikutnya
 
^K  (F9)  Potong baris saat ini dan menyimpannya di dalam cutbuffer
^U  (F10)  Uncut dari cutbuffer ke baris saat ini
^C  (F11)  Tampilkan posisi kursor
^T  (F12)  Invoke pemeriksa ejaan, jika tersedia
 
M-\  (M-|)  Pergi ke baris pertama dari file
M-/  (M-?)  Ke baris terakhir file
 
^\  (F14)  (MR)  Ganti string atau kalimat biasa
^^  (F15)  (MA)  Tandai teks pada posisi kursor
M-W  (F16)  Ulangi pencarian terakhir
 
M-^  (M-6)  Salin baris saat ini dan menyimpannya di dalam cutbuffer
M-}   Indentasi baris saat ini
M-{   Unindent baris saat
^F    Maju satu karakter
B^    Kembali satu karakter
^     Space  Maju satu kata
M-    Space  Kembali satu kata
^P   Pergi ke baris sebelumnya
^N   Pergi ke baris berikutnya
 
^A   Pergi ke awal baris saat ini
^E   Pergi ke akhir baris saat ini
M-( (M-9)  Pergi ke awal paragraf, lalu ayat sebelumnya
M-) (M-0)  Go tepat di luar akhir ayat, lalu ayat berikutnya
M-]   Pergi ke braket pencocokan
M- - M-_)  Gulir ke atas satu baris tanpa bergulir kursor
M-+ (M-=)  Gulir ke bawah satu baris tanpa bergulir kursor
M-< (M-,)  Switch ke buffer file sebelumnya
M-> (M-.)  Beralih ke buffer file selanjutnya
 
M-V  Masukkan keystroke verbatim berikutnya
^i   Sisipkan tab pada posisi kursor
^M   Masukkan baris baru pada posisi kursor
^D   Hapus karakter di bawah kursor
^H   Hapus karakter di kiri kursor
M-T  Potong dari posisi kursor ke akhir file
 
M-J   Ratakan seluruh file
M-D   Hitung jumlah kata, baris, dan karakter
^L   Refresh (redraw) layar saat ini
^Z   Suspend editor (jika menunda diaktifkan)
 
(M-X)   modus Bantuan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-C)   menampilkan posisi kursor Konstan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-O)   Penggunaan satu baris lagi untuk mengedit mengaktifkan / menonaktifkan
(M-S)   Smooth scrolling mengaktifkan / menonaktifkan
(M-P)   menampilkan spasi mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Y)   Warna sintaks mengaktifkan / menonaktifkan
(M-H)   Smart kunci rumah mengaktifkan / menonaktifkan
(M-I)   Auto indent mengaktifkan / menonaktifkan
(M-K)   Potong untuk mengakhiri mengaktifkan / menonaktifkan
(M-L)   rata panjang garis mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Q)   Konversi mengetik tab ke spasi mengaktifkan / menonaktifkan
(M-B)   Backup file mengaktifkan / menonaktifkan
(M-F)   Beberapa file buffer mengaktifkan / menonaktifkan
(M-M)  Mouse dukungan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-N)   Tidak ada konversi dari DOS / Mac format mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Z)   Suspension mengaktifkan / menonaktifkan
(M-$)   rata garis Soft mengaktifkan / menonaktifkan
J.       Fungsi Melakukan Cat di Linux
Fungsi : Melihat isi suatu file tanpa fasilitas melihat isi file dari atas serta menampilkan isi dari suatu file ke standar output (stdout).
 Syntax :
$ cat <namafile>
Contoh :
antoro@drutz:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection
baris ini tambahan dari yang lama...
cat > [nama_file] : Membuat File dengan nama test
cat [nama_file] : Melihat isi file test
cat > > [nama_file] : Penambahan untuk file test
cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke dalam file yang lain.
Syntax :
$ cat file1 file2 file3 > file4

K.      Fungsi Melakukan Test di Linux

test adalah utility sh shell yang berguna untuk memeriksa informasi tentang suatu file dan berguna untuk melakukan perbandingan suatu nilai baik string ataupun numeric.
syntaxnya:  “test ekspresi”
proses kerja ‘test’ yaitu dengan mengembalikan sebuah informasi status yang dapat bernilai 0 (benar) atau 1 (salah) dimana nilai status ini dapat dibaca pada variabel spesial yaitu : $?’ .

   [fajar@linux$]test 5 -gt 3
   [fajar@linux$]echo $?
    0
pernyataan 5 -gt (lebih besar dari) 3 yang dievaluasi ‘test’ menghasilkan 0 pada variabel status ‘$?’ itu artinya pernyataan tersebut benar tetapi coba anda evaluasi dengan expresi berikut :
   [fajar@linux$]test 3 -lt 1
   [fajar@linux$]echo $?
    1
status bernilai 1, berarti pernyataan salah.

anda lihat simbol -gt’ dan -lt’, itulah yang disebut sebagai operator, secara sederhana operator adalah karakter khusus (spesial) yang melakukan operasi terhadap sejumlah operand, misalkan 2+3, "+" adalah operator sedangkan 2 dan 3 adalah operandnya, pada contoh ‘test tadi yang bertindak sebagai oparatornya adalah -lt’ dan -gt’, sedangkan bilangan disebelah kiri dan kanannya adalah operand.

L.       Fungsi Melakukan Apt-get di Linux

apt-get adalah sebuah baris perintah yang digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi sebagai instalasi paket perangkat lunak yang baru, meng-upgrade paket perangkat lunak yang ada, meng-update daftar paket indeks, dan bahkan meningkatkan seluruh system Linux.
APT menggunakan sebuah file yang berisi daftar 'sumber' dari paket yang bisa diperoleh. File yang digunakan oleh APT tersebut terletak di /etc/apt/sources.list. Isi file tersebut mengikuti format ini:
‘deb http://host/ubuntu distribution section1 section2 section3’
‘deb-src http://host/ubuntu distribution section1 section2 section3’

Kata pertama pada setiap baris, deb atau deb-src, menunjukkan jenis arsip, yakni:
Ø  berisi paket binary (deb), yaitu pre-compiled paket-paket yang biasanya kita gunakan
Ø  berisi paket source (deb-src)


Daftar perintah yang tersedia untuk apt-get :
update
Update daftar paket yang tersedia
sudo apt-get update
install
Menginstal Paket
sudo apt-get install packagename
sudo apt-get install lusca
remove
Menghapus Paket
sudo apt-get remove packagename
sudo apt-get install lusca
-purge remove
Menghapus Paket secara lengkap
sudo apt-get - purge remove packagename
sudo apt-get - purge remove lusca
Upgrade
upgrade paket dalam distribusi yang sama
upgrade ke distribusi yang baru
upgrade paket tertentu
sudo apt-get-u upgrade
sudo apt-get-u dist-upgrade
sudo apt-get-u install packagename
sudo apt-get-u install lusca
clean
Hapus file paket yang tidak terpakai.
apt-get clean akan menghapus semuanya kecuali mengunci file dari /var/cache/apt/archives/dan /var/cache/apt/archives/partial/. Jadi, jika Anda perlu menginstal ulang sebuah paket APT harus mengambil lagi.
apt-get paket autoclean hanya menghapus file-file yang tidak lagi dapat di-download.
sudo apt-get clean

sudo apt-get
autoclean

search
Cari packge tertentu
sudo apt-cache search packagename
sudo apt-cache search lusca

Show
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang suatu paket tertentu.
sudo apt-cache show packagename
sudo apt-cache show lusca

Depends
Jika Anda ingin mengetahui paket apa yang tergantung pada suatu paket tertentu
sudo apt-cache depends packagename
sudo apt-cache depends lusca

file search
Mencari nama paket berdasar nama file programnya atau nama lain yang dimiliki paket
sudo apt-file filename search
list file
Mendaftar isi dari sebah paket
sudo apt-list file packagename
update
Menyimpan file database yang berisi semua paket yang perlu up-to-date.
sudo apt-file update
source
Men-download paket source. Membangun paket secara otomatis ketika sudah didownload, tambahkan saja-b ke baris perintah.

Paket yang diperlukan untuk mengkompilasi sebuah paket source. Biasanya, spesifik dan shared library header perlu hadir agar sumber paket yang akan dikompilasi. Semua paket source memiliki kolom dalam file kontrol mereka disebut 'Build-Depends:' yang menunjukkan paket-paket tambahan yang diperlukan untuk paket yang akan dibangun dari source. APT memiliki cara sederhana untuk men-download paket-paket tersebut.
sudo apt-get source packagename

sudo apt-get-b source packagename

sudo apt-get build-dep paket

sudo apt-get build-dep GMC


Daftar Opsi yang mungkin berguna pada apt-get:
-h
teks bantuan
-d
hanya download  - tidak menginstal atau membongkar arsip
-f
mencoba untuk melanjutkan apabila gagal memeriksa integritas
-s
tidak ada tindakan
-y
diasumsikan Ya untuk semua pertanyaan
-u
tampilkan daftar paket upgrade

M.    Fungsi Melakukan Apt-cache di Linux
apt-cache adalah sebuah baris perintah yang digunakan untuk melakukan pencarian aplikasi yang telah didownload oleh apt-get. Ada beberapa perintah yang ingin saya share, berikut daftar perintahnya:
1.       apt-cache stats = untuk melihat statistik katalog package seperti ada berapa banyak package yang berada di dalam katalog dan lain sebagainya.
2.       apt-cache search nama_package_atau_kata_kunci = untuk mencari package berdasarkan namanya atau kata kuncinya, misalkan anda ingin mencari package yang fungsinya ada hubungannya dengan monitoring hardware, maka perintahnya adalah apt-cache search hardware monitoring
3.       apt-cache pkgnames kata_kunci = untuk mencari package yang namanya diawali dengan kata kunci yang anda cari, misalkan anda ingin mencari package-package yang namanya diawali dengan kata cpu, maka perintahnya adalah apt-cache pkgnames cpu
4.       apt-cache show nama_package = untuk melihat informasi detail terkait nama package yang ingin anda ketahui, informasi yang akan ditampilkan diantaranya adalah ukuran file instalasi, maintainer, deskripsi package, dan lain sebagainya. Contoh perintahnya adalah apt-cache show filezilla
5.       apt-cache showpkg nama_package = biasanya sebuah package itu memiliki dependancy atau ketergantungan terhadap package-package lain, nah perintah ini digunakan untuk melihat daftar dependency suatu package yang ingin anda ketahui.
N.     Fungsi Melakukan Dmesg di Linux
Perintah dmesg digunakan untuk menulis pesan kernel di Linux dan Unix lainnya seperti sistem operasi ke output standar (yang secara default adalah layar tampilan).
Kernel adalah inti dari sebuah sistem operasi. Ini adalah bagian pertama dari sistem operasi yang dimuat ke memori saat komputer boot up (yaitu, dijalankan), dan ia mengendalikan hampir semuanya pada sistem. Para banyak pesan yang dihasilkan oleh kernel yang muncul pada layar tampilan sebagai komputer boot up menunjukkan perangkat keras yang kernel mendeteksi dan menunjukkan apakah ia mampu mengkonfigurasi mereka.
dmesg memperoleh data dengan membaca buffer kernel cincin. Penyangga adalah bagian dari memori komputer yang disisihkan sebagai tempat memegang sementara untuk data yang sedang dikirim atau diterima dari perangkat eksternal, seperti hard disk drive (HDD), printer atau keyboard. Sebuah penyangga cincin adalah penyangga ukuran tetap yang data baru ditambahkan ke dalamnya menimpa data tertua di dalamnya.
dmesg dapat sangat berguna ketika masalah atau hanya mencoba untuk mendapatkan informasi tentang hardware pada sebuah sistem. Sintaks dasarnya adalah :
dmesg [pilihan]
Menjalankan dmesg tanpa pilihan (yang jarang digunakan) menyebabkan untuk menulis semua pesan kernel ke output standar. Hal ini biasanya menghasilkan terlalu banyak baris untuk masuk ke tampilan layar sekaligus, dan dengan demikian hanya pesan-pesan akhir yang terlihat. Namun, output dapat diarahkan ke perintah less melalui penggunaan pipa (yang ditunjuk oleh karakter bar vertikal), sehingga memungkinkan pesan startup untuk dilihat satu screenful pada suatu waktu.
dmesg | less
kurang memungkinkan output yang akan bergerak maju satu screenful pada suatu waktu dengan menekan SPACE bar, mundur dengan menekan tombol b dan dihapus dengan menekan tombol q. (Perintah lebih bisa digunakan di sini bukan dari perintah yang kurang, namun, kurang lebih baru dari lebih dan memiliki fungsi tambahan, termasuk kemampuan untuk kembali ke halaman sebelumnya output.)
Ketika pengguna menemukan masalah dengan sistem, dapat nyaman untuk menulis output dari dmesg untuk file dan kemudian mengirim file itu melalui e-mail ke administrator sistem atau orang berpengetahuan lain untuk bantuan. Sebagai contoh, output dapat diarahkan ke sebuah file bernama boot_messages menggunakan operator keluaran redirection (yang ditunjuk oleh braket sudut kanan menghadap) sebagai berikut:
dmesg> boot_messages
Karena panjang dari output dari dmesg, dapat nyaman untuk pipa output nya ke grep, filter yang mencari setiap baris yang berisi string (yaitu, urutan karakter) mengikutinya. Opsi-i bisa digunakan untuk memberitahu grep untuk mengabaikan kasus (yaitu, huruf kecil atau huruf besar) dari huruf-huruf dalam string. Sebagai contoh, perintah berikut daftar semua referensi ke USB (universal serial bus) perangkat dalam pesan kernel:
dmesg | grep-i usb
Dan berikut memberitahu dmesg untuk menampilkan semua port serial (yang diwakili oleh tty string):
dmesg | grep-i tty
Kombinasi dmesg dan grep juga dapat digunakan untuk menunjukkan berapa banyak memori fisik (yaitu, RAM) yang tersedia pada sistem:
dmesg | grep-i memori
Perintah berikut cek untuk mengkonfirmasi bahwa HDD (s) sedang berjalan di DMA (Direct Memory Access) modus:
dmesg | grep-i dma
Output dari dmesg dipertahankan dalam file log / var / log / dmesg, dan dengan demikian juga dapat dengan mudah dilihat dengan membaca file yang dengan editor teks, seperti vi atau gedit, atau dengan perintah seperti kucing, misalnya : cat / var / log / dmesg | less

O.     Fungsi Melakukan uname di Linux
Perintah uname digunakan untuk menampilkan informasi system komputer anda, antara lain tipe mesin komputer, hostname, nama dan versi system operasi dan tipe prosesor. Informasi yang anda dapatkan sesuai dengan opsi yang anda berikan. Option yang bisa ditambahkan adalah sebagai berikut :
OPTION
FUNGSI
-a, -all
menampilkan semua informasi
-m, -machine
menampilkan tipe mesin/perangkat keras
-n, -nodename
menampilkan hostname
-r, -release
menampilkan rilis dari kernel sistem operasi

Syntax-nya adalah sebagai berikut :   “Uname [option]”

About Unknown

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.