Jalankan perintah di bawah ini dan beri penjelasan fungsi
perintah tersebut :
A.
Ifconfig F. Netstat K. Tess
B.
Route –n G. Dhclient L. Apt-get
C.
Ping H. Vim M.
Apt-cache
D.
Arp I. Nano N. Dmesg
E.
Trace route J. Cat O. uname
JAWABAN :
A.
Fungsi Melakukan Ifconfig di Linux
Di dalam melakukan ifconfig di linux memiliki beberapa
fungsi yang sangat beragam dan disini saya akan menjabarkan beberapa fungsi
command ifconfig dalam melakukan konfigurasi jaringan di linux.
Berikut beberapa
fungsi command ifconfig di linux :
§ Untuk pengesetan ip address secara manual pada
komputer dan jaringan komputer anda.
§ Untuk pengesetan alamat subnet mask pada
komputer dan jaringan komputer anda.
§ Untuk pengesetan alamat broadcast pada
komputer dan jaringan komputer anda.
§ Untuk mengecek alamat jaringan (MAC Address
dan IP Address) secara bersamaan pada setiap perangkat keras kartu jaringan.
§ Semua pengesetan dan pengaturan ini dilakukan
melalui akses ke kernel Linux dan tersimpan dengan baik pada sistem.
Cara Melakukan Ifconfig di linux
Untuk melakukan perintah ifconfig di linux, pertama anda harus membuka
terminal pada sistem operasi linux setelah itu ketikkan : "ifconfig"
lalu tekan enter, maka hasilnya akan seperti dibawah ini :
Seperti itulah fungsi
dan cara melakukan ifconfig di sistem operasi linux dan masih banyak terdapat
perintah ifconfig lainnya yang memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Yang saya
jelaskan diatas hanyalah menampilkan konfigurasi jaringan pada linux yang sedang
aktif.
B.
Fungsi Melakukan Route –n di Linux
menguji
default gateway yang sudah ada apabila berfungsi dengan mengetikkan perintah
route
-n, sehingga akan muncul tampilan seperti ini :
C.
Fungsi Melakukan Ping di Linux
Ping (sering
disebut sebagai singkatan dari Packet Internet Gopher)
adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa
Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet
Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah
komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim
sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan
menunggu respon darinya
Untuk
melakukan ping jaringan di linux langkah-langkahnya sangat mudah sekali.
Pertama anda cari terminal yang ada di sistem operasi linux yang anda gunakan.
Setelah
itu silahkan anda buka program terminal linux tersebut dan setelah terbuka
ketikan ping www.google.com kemudian tekan enter pada keyboard setelah
itu akan tampil hasilnya yang berupa statistik seperti pada gambar dibawah ini
:
D.
Fungsi Melakukan Arp di Linux
ARP (Address Resolution Protocol) Merupakan
protokol pada jaringan komputer yang bertugas untuk membantu di dalam pemberian
alamat fisik pada komputer.
Pada praktik
kali ini akan dicoba disajikan cara untuk menampilkan alamat fisik komputer
yang dibaca di dalam jaringan komputer dengan memanfaatkan perintah ARP.
Perintah ARP ini sejatinya memanggil utilitas aplikasi open source yang telah
terpasang secara default pada setiap sistem operasi Linux apapun distribusi
atau distro yang Anda gunakan asalkan perangkat keras kartu jaringan Anda
terbaca dengan baik melalui adanya driver perangkat keras yang telah terinstall
maupun dukungan dari Kernel Linux.
Perintah ARP
ini sejatinya berusaha melakukan manipulasi sistem dari cache pada ARP (Address
Resolution Protokol) di komputer dan jaringan komputer Anda. Manipulasi ini
juga melibatkan Kernel Linux tempat di mana pembacaan perangkat keras kartu
jaringan Anda, alamat fisik MAC address dan ARP cache tersebut tercatat dan
dibaca dengan baik. Terdapat beberapa opsi yang dapat anda tambahkan di dalam
mengetikkan perintah ARP pada Terminal Linux, Anda mengetikkan perintah ARP ini
dapat menggunakan Access sebagai pengguna biasa maupun sebagai root (Pengguna
Tertinggi) Beberapa opsi tersebut antara lain sebagai berikut :
- Opsi –e (arp –e) Untuk menampilkan entri dari informasi alamat fisik (MAC Address) pada perangkat keras kartu jaringan di komputer Anda, dengan menggunakan standar dari sistem operasi Linux.
2.
Opsi –a (arp
–a) Untuk menampilkan entri alamat fisik (MAC Address) dari perangkat keras
kartu jaringan komputer Anda secara lebih spesifik dengan standarisasi dari BSD
(Barkeley Software Distribution).
3.
Untuk informasi lainnya Anda dapat mengetikkan perintah arp –help
untuk menampilkan semua informasi bantuan terkait dengan pemanfaatan
perintah ARP ini pada Terminal Linux
Anda.
Dimana pada gambar diatas ditampilkan MAC
Adress dari perangkat keras kartu jaringan yang terhubung ke jaringan.
E.
Fungsi Melakukan Trace route di Linux
Traceroute
adalah perintah untuk menunjukkan rute yang dilewati paket untuk mencapai
tujuan. Ini dilakukan dengan mengirim pesan Internet Control Message Protocol
(ICMP) Echo Request Ke tujuan dengan nilai Time to Live yang semakin meningkat.
Rute yang ditampilkan adalah daftar interface router (yang paling dekat dengan
host) yang terdapat pada jalur antara host dan tujuan.
Seringkali
saat ada klien yang tidak bisa mengakses web atau VPS-nya, maka ada dua
kemungkinan besar : masalah di koneksi internet atau di firewall server. Untuk
mengidentifikasi masalahnya, bisa dengan melakukan traceroute.
Sehingga
jika ditemukan RTO pada hop/router hingga di bawahnya terus RTO, maka di router
itulah terjadi masalah.
Nah, untuk
melakukan analisa jaringan dengan traceroute, berikut ini panduannya :
Bukan jendela terminal (SSH) dan ketikkan : traceroute -I DomainAnda.com.
Opsi -I dibutuhkan agar traceroute menggunakan
ICMP (Internet Control Message Protocol). Anda juga bisa melakukan traceroute ke alamat
IP, misalnya : “traceroute -I 192.168.30.4”
F.
Fungsi Melakukan Netstat di Linux
Netstat (Network Statistics) adalah
command-line tool yang menyediakan informasi tentang koneksi jaringan (baik
incoming maupun outgoing), table routing dan statistic interface jaringan. Biasanya
netstat ini digunakan untuk troubleshooting dalam jaringan dan menentukan
jumlah traffic dalam sebuah jaringan sebagai pengukur performance. Beberapa
parameter yang terdapat dalam command in diawali dengan hypen (-)
Berikut ini beberapa parameter untuk perintah
netstat di linux :
1.
netstat -a ,
menampilkan semua koneksi baik yang listening maupun yang tidak
2.
netstat -l ,
menampilkan semua koneksi yang listening saja
3.
netstat -s ,
menampilkan statistik per protocol
4.
netstat -n ,
menampilkan dalam bentuk numeric
5.
netstat -o ,
menampilkan timer
6.
netstat -g ,
menampilkan berdasarkan group membership
7.
netstat -i ,
menampilkan tabel network interface
8.
netstat -I <interface>, menampilkan network interface tertentu misal
netstat -Ieth0
9.
netstat -p ,
menampilkan PID atau program yang sedang melakukan koneksi
10.
netstat -M,
menampilkan IP masquerade.
11.
netstat -
at, Menampilkan
semua TCP port yang terbuka.
12.
netstat -
au, Menampilkan
semua UDP port yang terbuka.
13.
netstat -
lt, Menampilkan
port TCP yang aktif.
14.
netstat -lu,
Menampilkan port UDP yang aktif.
15.
netstat -
lx, Menampilkan
UNIX port yang aktif.
16.
netstat -
st, Menampilkan
statistik protokol TCP.
17.
netstat -
su, Menampilkan
statistik protokol UDP.
18.
netstat -
lx, Menampilkan
informasi kernel routing.
19.
netstat -
r, Menampilkan
UNIX port yang aktif.
20.
netstat -
pt, Menampilkan
PID dan nama program.
Untuk lebih jelasnya bisa melihat manual
dari program netstat ini dengan cara mengetikkan perintah : ‘man
netstat’ .Perlu diingat
linux bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap
berbeda. Jadi perintah netstat -n dengan netstat -N berbeda.
G.
Fungsi Melakukan Dhclient di Linux
Perintah
dhclient digunakan untuk mendapatkan IP address dari DHCP server
yang terhubung dengan komputer kamu. Perintah ini membutuhkan root permission. Menjalankan
dhclient tanpa option apapun akan memberikan kamu IP address baru dan gunakan
option -r untuk melepaskan IP address yang sekarang digunakan.
Contoh : ‘sudo dhclient’,
‘sudo
dhclient –r’
H.
Fungsi Melakukan Vim di Linux
Vim
merupakan editor teks yang banyak digunakan oleh pengguna Linux. Vim merupakan
editor teks yang bersifat modus, artinya editor akan memiliki perilaku yang
berbeda sesuai dengan mode yang sedang aktif saat itu. Pada vim terdapat tiga
mode, yaitu :
·
Mode Normal (Mode
Command)
Digunakan untuk mengetikkan perintah –
perintah vim. Mode normal merupakan mode default yang aktif saat vim
dijalankan. Untuk mengaktifkan mode normal tekan tombol esc,
sampai baris status di pojok kiri tidak menampilkan teks INSERT ataupun VISUAL.
·
Mode Insert
Digunakan untuk mengubah atau menulis isi file
yang sedang diedit. Untuk mengaktifkan mode insert tekan tombol A atau
I atau Insert.
·
Mode Visual.
Digunakan untuk menandai/isi file yang
diinginkan, yang nantinya akan di copy atau di cut ke lokasi/file lain. Untuk
mengaktifkan mode visual tekan tombol V.
Pada
jendela aplikasi vim, baris paling bawah merupakan baris status yang
menampilkan berbagai informasi, seperti mode yang sedang aktif, nomor baris dan
kolom dimana kursor berada. Informasi mode aktif akan ditampilkan pada bagian
pojok kiri bawah aplikasi vim. Misalnya saat mode insert aktif, pada pojok kiri
bawah akan tampil teks INSERT. Saat mode visual aktif, pada pojok kiri bawah
akan tampil teks VISUAL. Saat mode normal aktif, pada pojok kiri bawah tidak
menampilkan teks informasi apapun (kosong).
Berikut
ini beberapa perintah lanjutan sebagai tambahan editor vim :
Menulis Text
[ i ] : Memulai menulis, modus
(INSERT)
[ o ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong dibawah kursor
[ O ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong diatas kursos
[ o ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong dibawah kursor
[ O ] : Memulai menulis, modus (INSERT) dan menambahkan baris kosong diatas kursos
Menghapus Text
[ x ] : Menghapus karakter yang
terdapat di kursor
[ X ] : Menghapus karakter sebelum kursor
[ dd ] : Mengapus satu baris
[ D ] : Menghapus mulai dari awal kursor
[ X ] : Menghapus karakter sebelum kursor
[ dd ] : Mengapus satu baris
[ D ] : Menghapus mulai dari awal kursor
Berpindah Text
[ h ] : Berpidah satu karakter ke kiri
[ j ] : Berpidah satu karakter ke bawah
[ k ] : Berpidah satu karakter ke atas
[ l ] : Berpidah satu karakter ke kanan
[ w ] : Maju satu kata (berikutnya)
[ b ] : Mundur satu kata (sebelumnya)
[ j ] : Berpidah satu karakter ke bawah
[ k ] : Berpidah satu karakter ke atas
[ l ] : Berpidah satu karakter ke kanan
[ w ] : Maju satu kata (berikutnya)
[ b ] : Mundur satu kata (sebelumnya)
Pembatalan
[ u ] : Pembatalkan penghapusan (undo)
[ U ] : Pembatalkan penghapusan semua dalam satu line (undo)
[ crtl + r ] : Mengembalikan penghapusan (redo)
[ U ] : Pembatalkan penghapusan semua dalam satu line (undo)
[ crtl + r ] : Mengembalikan penghapusan (redo)
Perintah Akhir
[ :wq ] : Menyimpan file dan keluar
[ :q ] : Keluar dari editor
[ :q! ] : Keluar dari aplikasi editor tanpa menyimpang file
[ :w ] : Menyimpang text yang sudah ditulis
[ :q ] : Keluar dari editor
[ :q! ] : Keluar dari aplikasi editor tanpa menyimpang file
[ :w ] : Menyimpang text yang sudah ditulis
Pencarian Text
/<kata_yang_dicari>
[ n ] untuk Next
[ N ] untuk kembali
[ n ] untuk Next
[ N ] untuk kembali
I.
Fungsi Melakukan Nano di Linux
Nano adalah Salah satu teks editor di Linux yang berjalan melalui
terminal. Editor nano
dirancang untuk meniru fungsionalitas dan kemudahan penggunaan UW Pico text
editor. Ada empat bagian utama editor. Bagian atas baris menunjukkan versi
program, nama file saat ini sedang diedit, dan apakah atau tidak file telah
dimodifikasi. Selanjutnya adalah jendela editor utama yang menunjukkan file
yang sedang diedit. Baris status adalah baris ketiga dari bawah dan menunjukkan
pesan penting. Kedua bawah garis menunjukkan yang paling umum digunakan Cara
pintas dalam editor.
Notasi untuk jalan
pintas adalah sebagai berikut:
Urutan kunci Control-dinotasikan dengan sebuah tanda sisipan (^) simbol dan dapat dimasukkan baik dengan menggunakan Control (Ctrl) atau menekan tombol Escape (Esc) dua kali.
Urutan kunci Control-dinotasikan dengan sebuah tanda sisipan (^) simbol dan dapat dimasukkan baik dengan menggunakan Control (Ctrl) atau menekan tombol Escape (Esc) dua kali.
Escape
sequence-kunci dinotasikan dengan Meta (M-) simbol dan dapat dimasukkan
baik menggunakan Esc, Alt, atau Meta kunci tergantung pada setup keyboard Anda.
Juga, menekan Esc dua kali, kemudian mengetik angka desimal tiga digit 000-255
akan memasukkan karakter dengan nilai yang sesuai. Para keystrokes berikut ini
tersedia dalam jendela utama editor.
contoh perintahnya :
retnet@retnet:~$ sudo nano /etc/resolv.conf
|
Perintah alternatif dalam tanda kurung.
^G (F1) Tampilkan bantuan ini teks
^X (F2) Tutup buffer file saat ini / Keluar dari nano
^O (F3) Tulis/simpan file sekarang ke disk
^J (F4) Ratakan paragraf saat ini
^R (F5) Masukkan file lain ke dalam yang sekarang
^W (F6) Mencari string atau kalimat biasa
^Y (F7) Pergi ke layar sebelumnya
^V (F8) Pergi ke layar berikutnya
^K (F9) Potong baris saat ini dan menyimpannya di dalam cutbuffer
^U (F10) Uncut dari cutbuffer ke baris saat ini
^C (F11) Tampilkan posisi kursor
^T (F12) Invoke pemeriksa ejaan, jika tersedia
M-\ (M-|) Pergi ke baris pertama dari file
M-/ (M-?) Ke baris terakhir file
^\ (F14) (MR) Ganti string atau kalimat biasa
^^ (F15) (MA) Tandai teks pada posisi kursor
M-W (F16) Ulangi pencarian terakhir
M-^ (M-6) Salin baris saat ini dan menyimpannya di dalam cutbuffer
M-} Indentasi baris saat ini
M-{ Unindent baris saat
^F Maju satu karakter
B^ Kembali satu karakter
^ Space Maju satu kata
M- Space Kembali satu kata
^P Pergi ke baris sebelumnya
^N Pergi ke baris berikutnya
^A Pergi ke awal baris saat ini
^E Pergi ke akhir baris saat ini
M-( (M-9) Pergi ke awal paragraf, lalu ayat sebelumnya
M-) (M-0) Go tepat di luar akhir ayat, lalu ayat berikutnya
M-] Pergi ke braket pencocokan
M- - M-_) Gulir ke atas satu baris tanpa bergulir kursor
M-+ (M-=) Gulir ke bawah satu baris tanpa bergulir kursor
M-< (M-,) Switch ke buffer file sebelumnya
M-> (M-.) Beralih ke buffer file selanjutnya
M-V Masukkan keystroke verbatim berikutnya
^i Sisipkan tab pada posisi kursor
^M Masukkan baris baru pada posisi kursor
^D Hapus karakter di bawah kursor
^H Hapus karakter di kiri kursor
M-T Potong dari posisi kursor ke akhir file
M-J Ratakan seluruh file
M-D Hitung jumlah kata, baris, dan karakter
^L Refresh (redraw) layar saat ini
^Z Suspend editor (jika menunda diaktifkan)
(M-X) modus Bantuan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-C) menampilkan posisi kursor Konstan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-O) Penggunaan satu baris lagi untuk mengedit mengaktifkan / menonaktifkan
(M-S) Smooth scrolling mengaktifkan / menonaktifkan
(M-P) menampilkan spasi mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Y) Warna sintaks mengaktifkan / menonaktifkan
(M-H) Smart kunci rumah mengaktifkan / menonaktifkan
(M-I) Auto indent mengaktifkan / menonaktifkan
(M-K) Potong untuk mengakhiri mengaktifkan / menonaktifkan
(M-L) rata panjang garis mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Q) Konversi mengetik tab ke spasi mengaktifkan / menonaktifkan
(M-B) Backup file mengaktifkan / menonaktifkan
(M-F) Beberapa file buffer mengaktifkan / menonaktifkan
(M-M) Mouse dukungan mengaktifkan / menonaktifkan
(M-N) Tidak ada konversi dari DOS / Mac format mengaktifkan / menonaktifkan
(M-Z) Suspension mengaktifkan / menonaktifkan
(M-$) rata garis Soft mengaktifkan / menonaktifkan
|
J.
Fungsi Melakukan Cat
di Linux
Fungsi : Melihat isi suatu file tanpa
fasilitas melihat isi file dari atas serta menampilkan isi dari suatu file ke
standar output (stdout).
Syntax :
$ cat <namafile>
Contoh :
antoro@drutz:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection
baris ini tambahan dari yang lama...
cat > [nama_file] :
Membuat File dengan nama test
cat [nama_file] : Melihat isi file test cat > > [nama_file] : Penambahan untuk file test |
cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke
dalam file yang lain.
Syntax :
$ cat file1 file2 file3 > file4
|
K. Fungsi Melakukan Test di Linux
test adalah utility
sh shell yang berguna untuk memeriksa informasi tentang suatu file dan berguna
untuk melakukan perbandingan suatu nilai baik string ataupun numeric.
syntaxnya: “
syntaxnya: “
test
ekspresi”
proses kerja ‘
test’
yaitu dengan mengembalikan sebuah informasi status yang dapat bernilai 0
(benar) atau 1 (salah) dimana nilai status ini dapat dibaca pada variabel
spesial yaitu : ‘$?’ .
[fajar@linux$]test 5 -gt 3
[fajar@linux$]echo $?
0
|
pernyataan
5 -gt (lebih besar dari) 3 yang dievaluasi ‘
test’ menghasilkan
0 pada variabel status ‘$?’ itu artinya
pernyataan tersebut benar tetapi coba anda evaluasi dengan expresi berikut :
[fajar@linux$]test 3 -lt 1
[fajar@linux$]echo $?
1
|
status
bernilai 1, berarti pernyataan salah.
anda lihat simbol ‘
-gt’
dan ‘-lt’, itulah yang
disebut sebagai operator, secara sederhana operator adalah karakter khusus
(spesial) yang melakukan operasi terhadap sejumlah operand, misalkan 2+3, "+" adalah
operator sedangkan 2 dan 3 adalah operandnya, pada contoh ‘test’ tadi yang bertindak sebagai
oparatornya adalah ‘-lt’
dan ‘-gt’, sedangkan
bilangan disebelah kiri dan kanannya adalah operand.
L. Fungsi Melakukan Apt-get di Linux
apt-get adalah sebuah baris perintah yang digunakan
untuk melakukan fungsi-fungsi sebagai instalasi paket perangkat lunak yang
baru, meng-upgrade paket perangkat lunak yang ada, meng-update daftar paket
indeks, dan bahkan meningkatkan seluruh system Linux.
APT menggunakan sebuah file yang berisi daftar
'sumber' dari paket yang bisa diperoleh. File yang digunakan oleh APT tersebut
terletak di /etc/apt/sources.list. Isi file tersebut
mengikuti format ini:
‘deb http://host/ubuntu distribution section1 section2 section3’
‘deb-src http://host/ubuntu distribution section1 section2 section3’ |
Kata pertama pada setiap baris, deb atau deb-src, menunjukkan
jenis arsip, yakni:
Ø
berisi paket binary (deb),
yaitu pre-compiled paket-paket yang biasanya kita gunakan
Ø
berisi paket source (deb-src)
Daftar perintah yang tersedia untuk apt-get :
update
|
Update daftar
paket yang tersedia
|
sudo apt-get update
|
install
|
Menginstal
Paket
|
sudo apt-get install packagename
sudo apt-get install lusca
|
remove
|
Menghapus Paket
|
sudo apt-get remove packagename
sudo apt-get install lusca
|
-purge remove
|
Menghapus Paket secara
lengkap
|
sudo apt-get - purge remove packagename
sudo apt-get - purge remove lusca
|
Upgrade
|
upgrade paket dalam
distribusi yang sama
upgrade ke
distribusi yang baru
upgrade paket
tertentu
|
sudo apt-get-u upgrade
sudo apt-get-u dist-upgrade
sudo apt-get-u install packagename
sudo apt-get-u install lusca
|
clean
|
Hapus file paket
yang tidak terpakai.
apt-get clean akan
menghapus semuanya kecuali mengunci file dari /var/cache/apt/archives/dan
/var/cache/apt/archives/partial/.
Jadi, jika Anda perlu menginstal ulang sebuah paket APT harus mengambil lagi.
apt-get paket
autoclean hanya menghapus file-file yang tidak lagi dapat di-download.
|
sudo apt-get clean
sudo apt-get autoclean |
search
|
Cari packge tertentu
|
sudo apt-cache search packagename
sudo apt-cache search lusca
|
Show
|
Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang
suatu paket tertentu.
|
sudo apt-cache show packagename
sudo apt-cache show lusca
|
Depends
|
Jika Anda ingin mengetahui paket apa yang tergantung pada
suatu paket tertentu
|
sudo apt-cache depends packagename
sudo apt-cache depends lusca
|
file
search
|
Mencari nama paket berdasar nama file programnya atau nama
lain yang dimiliki paket
|
sudo
apt-file filename search
|
list
file
|
Mendaftar isi dari sebah paket
|
sudo
apt-list file packagename
|
update
|
Menyimpan file database yang berisi semua paket yang perlu
up-to-date.
|
sudo
apt-file update
|
source
|
Men-download paket source. Membangun
paket secara otomatis ketika sudah didownload, tambahkan saja-b ke baris perintah.
Paket yang diperlukan untuk mengkompilasi sebuah paket source. Biasanya, spesifik dan shared library header perlu hadir agar sumber paket yang akan dikompilasi. Semua paket source memiliki kolom dalam file kontrol mereka disebut 'Build-Depends:' yang menunjukkan paket-paket tambahan yang diperlukan untuk paket yang akan dibangun dari source. APT memiliki cara sederhana untuk men-download paket-paket tersebut. |
sudo apt-get source packagename
sudo apt-get-b source packagename
sudo apt-get build-dep paket
sudo apt-get build-dep GMC
|
Daftar Opsi yang mungkin
berguna pada apt-get:
|
|
-h
|
teks bantuan
|
-d
|
hanya download -
tidak menginstal atau membongkar arsip
|
-f
|
mencoba untuk
melanjutkan apabila gagal memeriksa integritas
|
-s
|
tidak ada tindakan
|
-y
|
diasumsikan Ya untuk
semua pertanyaan
|
-u
|
tampilkan daftar paket
upgrade
|
M.
Fungsi Melakukan Apt-cache di Linux
apt-cache adalah
sebuah baris perintah yang digunakan untuk melakukan pencarian aplikasi yang
telah didownload oleh apt-get. Ada beberapa perintah yang ingin saya share,
berikut daftar perintahnya:
1.
apt-cache stats = untuk melihat statistik katalog package
seperti ada berapa banyak package yang berada di dalam katalog dan lain
sebagainya.
2.
apt-cache search nama_package_atau_kata_kunci = untuk mencari package berdasarkan namanya
atau kata kuncinya, misalkan anda ingin mencari package yang fungsinya ada
hubungannya dengan monitoring hardware, maka perintahnya adalah apt-cache
search hardware monitoring
3.
apt-cache pkgnames kata_kunci = untuk mencari package yang namanya diawali
dengan kata kunci yang anda cari, misalkan anda ingin mencari package-package
yang namanya diawali dengan kata cpu, maka perintahnya adalah apt-cache
pkgnames cpu
4.
apt-cache show nama_package = untuk melihat informasi detail terkait nama
package yang ingin anda ketahui, informasi yang akan ditampilkan diantaranya
adalah ukuran file instalasi, maintainer, deskripsi package, dan lain
sebagainya. Contoh perintahnya adalah apt-cache show filezilla
5.
apt-cache showpkg nama_package = biasanya sebuah package itu memiliki
dependancy atau ketergantungan terhadap package-package lain, nah perintah ini
digunakan untuk melihat daftar dependency suatu package yang ingin anda
ketahui.
N.
Fungsi Melakukan Dmesg di Linux
Perintah dmesg digunakan
untuk menulis pesan kernel di Linux dan Unix lainnya seperti sistem operasi ke
output standar (yang secara default adalah layar tampilan).
Kernel adalah inti dari
sebuah sistem operasi. Ini adalah bagian pertama dari sistem operasi yang
dimuat ke memori saat komputer boot up (yaitu, dijalankan), dan ia
mengendalikan hampir semuanya pada sistem. Para banyak pesan yang dihasilkan
oleh kernel yang muncul pada layar tampilan sebagai komputer boot up
menunjukkan perangkat keras yang kernel mendeteksi dan menunjukkan apakah ia
mampu mengkonfigurasi mereka.
dmesg memperoleh data
dengan membaca buffer kernel cincin. Penyangga adalah bagian dari memori
komputer yang disisihkan sebagai tempat memegang sementara untuk data yang
sedang dikirim atau diterima dari perangkat eksternal, seperti hard disk drive
(HDD), printer atau keyboard. Sebuah penyangga cincin adalah penyangga ukuran
tetap yang data baru ditambahkan ke dalamnya menimpa data tertua di dalamnya.
dmesg dapat sangat berguna
ketika masalah atau hanya mencoba untuk mendapatkan informasi tentang hardware
pada sebuah sistem. Sintaks dasarnya adalah :
dmesg
[pilihan]
Menjalankan
dmesg tanpa pilihan (yang jarang digunakan) menyebabkan untuk menulis semua
pesan kernel ke output standar. Hal ini biasanya menghasilkan terlalu banyak
baris untuk masuk ke tampilan layar sekaligus, dan dengan demikian hanya
pesan-pesan akhir yang terlihat. Namun, output dapat diarahkan ke perintah less
melalui penggunaan pipa (yang ditunjuk oleh karakter bar vertikal), sehingga
memungkinkan pesan startup untuk dilihat satu screenful pada suatu waktu.
dmesg
| less
kurang
memungkinkan output yang akan bergerak maju satu screenful pada suatu waktu
dengan menekan SPACE bar, mundur dengan menekan tombol b dan dihapus dengan
menekan tombol q. (Perintah lebih bisa digunakan di sini bukan dari perintah
yang kurang, namun, kurang lebih baru dari lebih dan memiliki fungsi tambahan,
termasuk kemampuan untuk kembali ke halaman sebelumnya output.)
Ketika
pengguna menemukan masalah dengan sistem, dapat nyaman untuk menulis output
dari dmesg untuk file dan kemudian mengirim file itu melalui e-mail ke
administrator sistem atau orang berpengetahuan lain untuk bantuan. Sebagai
contoh, output dapat diarahkan ke sebuah file bernama boot_messages menggunakan
operator keluaran redirection (yang ditunjuk oleh braket sudut kanan menghadap)
sebagai berikut:
dmesg>
boot_messages
Karena
panjang dari output dari dmesg, dapat nyaman untuk pipa output nya ke grep,
filter yang mencari setiap baris yang berisi string (yaitu, urutan karakter)
mengikutinya. Opsi-i bisa digunakan untuk memberitahu grep untuk mengabaikan
kasus (yaitu, huruf kecil atau huruf besar) dari huruf-huruf dalam string.
Sebagai contoh, perintah berikut daftar semua referensi ke USB (universal
serial bus) perangkat dalam pesan kernel:
dmesg
| grep-i usb
Dan
berikut memberitahu dmesg untuk menampilkan semua port serial (yang diwakili
oleh tty string):
dmesg
| grep-i tty
Kombinasi
dmesg dan grep juga dapat digunakan untuk menunjukkan berapa banyak memori
fisik (yaitu, RAM) yang tersedia pada sistem:
dmesg
| grep-i memori
Perintah
berikut cek untuk mengkonfirmasi bahwa HDD (s) sedang berjalan di DMA (Direct
Memory Access) modus:
dmesg
| grep-i dma
Output
dari dmesg dipertahankan dalam file log / var / log / dmesg, dan dengan
demikian juga dapat dengan mudah dilihat dengan membaca file yang dengan editor
teks, seperti vi atau gedit, atau dengan perintah seperti kucing, misalnya : cat /
var / log / dmesg | less
O.
Fungsi Melakukan uname di Linux
Perintah uname digunakan
untuk menampilkan informasi system komputer anda, antara lain tipe mesin komputer,
hostname, nama dan versi system operasi dan tipe prosesor. Informasi yang anda
dapatkan sesuai dengan opsi yang anda berikan. Option yang bisa ditambahkan
adalah sebagai berikut :
OPTION
|
FUNGSI
|
-a,
-all
|
menampilkan semua
informasi
|
-m,
-machine
|
menampilkan tipe
mesin/perangkat keras
|
-n,
-nodename
|
menampilkan
hostname
|
-r,
-release
|
menampilkan rilis
dari kernel sistem operasi
|
Syntax-nya
adalah sebagai berikut : “Uname [option]”
ok min , makasih banyak sudah share
BalasHapussolder uap